Shila : anisa (bongkok+budeg)
Syaila : putri (cacat)
Sheli : rizha (cacat+pincang)
Silvia : ervina (buta)
Dukun dan asisten : hilmy
Anak muda kaya : WINGGA & ricky
16th kemudian
(backsound: two and I)
[anak-anak cacat masuk sembari menari]
Syaila : aduh Ssudah ssudah musik berhenti.. (musik pun
berhenti namun shila masih menari)
Sheli : lelah nih. Ayo kita duduk
(duduk sembari membantu silvia)
(semua duduk kecuali shila yang sedik
budeg)
Sheli : eh lihat tuh silvia masih nari, tarik dia
Syaila & silvia : oke oke (jalan
menuju sheli)
Sheli : silvia sudah kamu duduk aja
Syaila : shila, shila.. ssudah. musik nya ssudah
berhenti.
Shila : haaah??? Apa?
Syaila : musiknya ssudahan (teriak)
Shila : oooh ssudahan yah. Hehehe
Silvia : kaka kaka.. aku laper nih.
Kita kan belum makan dari kemarin
Shila : ya Ssudah, sheli tolong ambilkan makanan didapur
Sheli : baik ka (pergi dan kembali
dengan tidak membawa apa-apa)
Sheli : ka.. di dapur ssudah tidak ada
apa-apa. Beras pun tinggal 1 butir
Silvia : yah bagaimana ini?
Shila : mari kita berfikir
(semua menunduk mencari ide)
Syaila : ahaaaaa... aku punya ide
All : apa?
Syaila : bagaimana kalau kita mengamen
di jalan saja agar mendapat uang untuk beli makan?
All : setuju
Silvia : aku pengen makan burger
Sheli : aku spageti
Shila : aku pizza
Syaila : dan aku pengen pete.. ayo
kita pergi
Sesampainya di
jalan, ketika lampu merah menyala mereka pun segera beraksi.
(music cinta 1
malam)
[jalan menuju
penonton]
Shila, sheli,
syaila : thank you thank you
Silvia :
gimana ka? ssudah dapet banyak uangnya?
Shila :
lumayan nih, cukuplah buat beli makan
Sheli : ia nih, ayo jalan
Syaila : oke,
ayo silvia
ketika mereka
hendak pergi membeli makanan tiba-tiba datang seorang pria ganteng dan terlihat
kaya, karena membawa koper.
Syaila : hey
hey lihat tuh, ada cowokk cakep, tajir tuh kaya nya
Sheli,shila :
woooow keren
Silvia : mana
mana, aku gak bisa liat.
Sheli : itu
silvia, liat yang bener dong.
Silvia : kaka,
aku buta. tidak bisa liat
Sheli :
oia,kamu tuh ga bias liat maaf-maaf. ya sudah
pake prasaan kamu aja
Syaila : eeeeh
cowokk nya mau pergi tuh. Ayo kita hampiri
Shila : haaay cowokk
ganteng.. mau kemana nih
Endriw : hemm(
muka jutek )
Syaila : ko
diem aja sih
Ketika
perempuan-perempuan itu sedang merayu datanglah seorang pria yang ternyata
adalah majikan endriw
Memet : ehm
ehm
Endriw : eh
pak boss, sudah selesai pak meetingnya?
Memet : sudah,
kamu ditinggal sebentar malah pacaran sama orang-orang CACAT ! ayo kita pulang
!
Endriw : eis
eish saya engga pacaran pak,merekanya aja yang ngedeketin saya. Lagian saya
engga lepel pacaran sama orang cacat seperti mereka itu.
Memet : ssudahlah
ayo kita pulang !
Endriw : baik
pa
Endriw dan
memet pun pergi meninggalkan tempat itu ( teriakteriak berharap)
Sheli : eh coy
kita salah sasaran OMG
Syaila :iya,
kita ssudah rayu dia. Eh ternyata dia nya
bukan orang kaya wuhh percuma
Shila : ah tapi
enggak. Kalau orangnya seganteng itu sih..
Silvia : aaah
kaka kaka curang, ssudah ah ayo kita beli makan aja silvia lapar nih..
Sheli : ya ssudah
ayo
(Syaila,
sheli, shila pergi dan lupa akan silvia)
Syaila : eeeh
tunggu, ada yang kurang
Shila : oia
silvia..
(membalik ke
belakang)
Sheli : lagi
lagi kita melupakan silvia..
Syaila :
silvia ayo lewat sini
Mereka
berempat pun pergi untuk membeli makan..
setiba nya di rumah makan, ada seorang pria tampan yang sedang makan,
lalu
(Supri sedang
makan lalu memet dan asistennya masuk)
Memet :
supriiiii?
Supri :
memeeeet?
Memet : hey
long time no see
Supri : yeah,
long time no see you too. How are you?
Memet : I’am well.
How about you?
Supri : I’m
fine too. Hey, who is he?
Memet : ow,
he’s my assistant. Come on introduce your self
Andrew : hello
my name is Andrew. Saya adalah asisten pribadi memet.
Supri : wow
nama asisten kamu lebih keren dari kamu met.
Memet : alah
kaya yang nama sendirinya bagus aja.
Supri : haha ssudah
lah sesama jelek jangan menghina. Oia btw, kamu ssudah punya pacar belum?
Memet : belum
sup, kamu sih gimana?
Supri : ya
sama aja kaya kamu
Saat mereka
sedang asik berbicara, tiba tiba datang lah 4 saudara kembar..
Shila : heeey
kamu bukannya yang tadi?
Sheli : ia
niiih, dia yang ngejek kita
Shaila : iah
nih, ko mereka lagi tapi gapapalah kalau ketemu nya sama orang-orang cakep, kan
lumayan tuh buat nambah selera makan . hehe
Shila : eh ko
tambah satu sih cowok cakepnya?
Sheli : oia,
yang ini lebih cakep
Shaila :
haaaaii ganteng
Supri : idih
apaan sih
Memet : (lagi
makan) cuihh… tempat makan ini jadi terkontaminasi sama rakyat cacat jelata,
saya jadi gak selera makan lagi. Ayo kita ganti tempat makan saja drew!
Andrew :Ok
bos!!!
Memet : sup
aku duluan yah
(memet dan
andrew out)
Supri : eeeh
met aku ikut (supri out)
Silvia : Hey
tunggu…. Tunggu….. kalian mau kemana ?? kok meninggalkan kita? (salah arah)
Shila : Hey
silvi bukan kesana orangnya, tapi kesitu tuhhh (sambil nunjuk memet dan Andrew)
Sheli : Sudah
ah aku jadi sakit hati mendingan kita pulang saja. Kita cari tempat makan lain saja.
Shaila: KFC saja
yuu…
Semua : Ok!!!
Setelah mereka
makan di tempat makan tujuan mereka akhirnya mereka pun pulang kerumah. Sampai
di keesokan harinya ……
(Ketika itu
mereka berempat sedang berkumpul bersama)
Sely : Eh
kakak kakak …. Aku jadi terfikirkan cowok-cowok yang tadi lagi yah ???
Silvi : Iyah
nih kak… aku juga, suara mereka sungguh merdu-merdu, pasti mereka ganteng sist?
Shila : emmm…
iya mereka ganteng, tapi memang pantaskah kita untuk suka sama mereka? Apalagi
mendapatkan mereka?
Shaila : Eh..
ehh.. gimana kalau kita pergi ke dukun saja. Siapa tahu dukun itu bisa menyembuhkan
penyakit kutukan kita?!
Shila : apakah
bisa dukun menyembuhkan orang-orang seperti kita? Kita tuh kan cacat abis……
Shaila :
sepertinya bisa, waktu aku baca di tabloid perdukunan, ada salah satu dukun
yang ahli banget…
Silivia :
Wahhhh..wajib di cobain tuh kakk,… aku sih setuju banget. Lagian kan kita ituh
cuman kena kutukan, jadi pasti saja ada obat penawarnya.
Sely : Iya
Iya…. Ayo kak kita ke dukun itu saja. Besok yah kak
Mereka
berempat pun akhirnya setuju untuk pergi ke dukun tersebut. Tanpa menunggu
waktu lama, keesokan harinya merek pun segera bergegas untuk menemui dukun itu.
Sesampainya disana ……..
(mengetuk
pintu)
4s :
Asslamualaikummmm…..
Dukun :
(sembari baca mantera) waalaikumsalam…Ada apa kalian datang kemari nak ?
4s : kita
mau……
Dukun : oh sudah-sudah,
saya tahu keinginan kalian……
Sely :
wihh mbah bener-bener sakti
Dukun : kalian
pasti pengen kaya yah?
Shaila : bukan
mbahhh…. Kita itu mau tampil cantik.
Shila : iya
mbah… kita itu mau menghilangkan kutukan kita 16 tahun yang lalu.
Dukun : Ohh
itu sih gampang, mbah punya ramuan top buat menghilangkan kutukan kalian. Tapi
ongkosnya juga harus sepadan dengan manjurnya ramuan ini.
Silvia : Ok
sip mbah, tapi gimana mbah cara memakai ramuannya ?
Dukun : itu
hal gampang, kalian tinggal minum saja ramuan ini.
Shila : oya
mbah, ramuan ini apa bisa bikin cowok klepek2 juga ?
Dukun : oh
jelas bisa dong! Kalian tinggal sembur
saja ke cowok yang kalian suka.
Sely: ya sudah
mana kemarikan
Dukun : eit,
mana dulu uangnya?
Shaila : ini
uangnya..
Dukun: apa ?
Cuma segini,,, masih kurang .
Shila: sudah
terima saja ini sebagai DP , jika
berhasil mbahh akan mendapatkan lebih dari ini.
Dukun : kalau
segini sih saya tidak bisa memberikan
Sheli : ya
sudah kalau mbahh gak mau
Shaila : ayo
girls kita pergi
Dukun : eeeeeh
tunggu. Jangan terburu-buru.
Silvia : jadi
gimana?
Dukun : oke
lah saya terima. Tunggu sebentar (mbahh pun membacakan mantra kepada air)
Ini sudah selesai. Ramuan itu
akan bereaksi setelah 3detik kalian minumnya.
Shila : bener
kan? Awas yah kalau gak manjur. Ayo girls kita pulang
Sheli : sis ayo kita coba ramuannya sekarang
Silvia : iya ,
aku tidak sabar untuk meminumnya
Syaila : aku
tidak sabar untuk menjadi cantik, ayo cepat
Shila : ia ia
sabar adik-adik ku. Ini ayo kita minum
(mereka
meminumnya secara satu persatu)
Sheli : ayo
kita hitung bersama sama
All : 1 2 3
Sheli : sis,
kenapa semua nya gelap?
Syaila : OMG,
ada apa ini? Kenapa aku membungkuk sis
Shila : kenapa
sama tangan aku juga jadi begini
Silvia : ia
nih kenapa juga dengan tangan aku
Syaila : kita
semua jadi tertukar. Bagaimana ini?
Sheli : wah
dukun sialan.
Silvia : dia
telah menipu kita
Shila : ya
sudah ayo kita kembali ke tempat dukun itu lagi
Syaila : ayo.
Kita minta pertanggung jawabannya
Silvia : omg,
look! Dukun itu telah pergi
Shila : dia
seorang penipu. Ternyata dia telah merencanakan ini
Sheli : uang
kita telah dibawa lari
Syaila : jadi
gimana nasib kita sekarang
All : crying
Old man :
(backsound petir) Wahahhhahaa……
All : (merasa
ketakutan)
Old man :
kalian tidak usah takut pada ku, aku ini adalah kakek sihir yang akan membantu
kalian menghilangkan kutukan 16 tahun lalu.
Silvia : Tapi
kenapa kakek bisa tahu ? pasti kakek punya maksud jahat yah ?
Sheli : Iyah
itu benar. Dimana-mana kalau tukang sihir itu pasti jahat.
Shila&Shaila
: Iya benar.
Old man :
hahaaha ….. tenang saja anak muda, aku telah ditugaskan untuk menolong kalian,
dan mungkin inilah saatnya waktu yang tepat! Aku ini seorang penyihir yang baik
dan tidak seperti penyihir yang lainnya.
Shila : Lalu
kau bisa buat apa untuk menolong kami kek?
Old man : Aku
akan menyihir kalian agar kalian bisa merubah menjadi cantik seperti yang
kalian inginkan. Sekarang kalian pejamkan mata kalian membuat harapan di dalam
hati kalian. (kakek sihirpun membacakan mantra abrakadabranya kepada mereka)
4S : (efek
sihir jadi mengantuk) Hoahhh >O<
Shaila : loh
kakek itu kemana? Kok menghilang ?
Sheli :
sudahlah sist, aku ngantuk ni, gimana kalau kita tidur saja.
Shila : iya
nih, aku juga jadi ngantuk gini.. gak kuat pengen tidur. Hoaahh ><
mereka berempat
merasa ngantuk karena efek dari sihir itu, mereka tak akan pernah menyangka
kalau sihir itu akan mampu merubah mereka menjadi cantik seperti yang mereka
harapkan. Sampai keesokan harinya……
Shaila : huaah
tidurnya nyenyak banget, seperti baru dilahirkan kembali..
Shlia : ko
kamu udah tidak bongkok lagi si
Shaila : ih
iyah aku baru sadar , ih kamu juga sudah normal. yee akhirnya kita semua jadi
normal kembali
Shlia : bener
kita jadi cantik lagi haha
Shaila : eh eh
tapi silvia kemana ? ko ga ada
Shila : oh
iyah bener silvia kemana ya ?
Shaila : eh eh
itu siapa yang lagi didepan cermin
Shila :
sepertinya itu eeeeslivia.
Sheli : Iya
bener tuh, dia sedang bercermin. Itu artinya..
2S : Dia udah
bisa melihat
(mereka
bertiga menghampiri silvia)
Silvia: eh,
kalian udah bangun. Ternyata bener ya sihir kakek itu mutakhir.
Sheli: Iya
nih, sekarang kita sudah kembali normal.
Shaila: Awas,
awas. Kasih aku tempat, cewek cantik mau bercermin.
Shila: Ini
baru aja normal, udah sombong gini. Jelas cantikan aku lah.
Sheli: Eh kita
jalan jalan yuk. Pasti orang – orang yang pernah menghina kita pada pangling
melihat kita.
All :
yuyuyuyu……
Mereka
berempat pun pergi berjalan-jalan
mengelilingi kota sekitar, ketika sedang berjalan-jalan tiba-tiba disana
ada lelaki tampan yang mereka sukai sedang duduk . lalu…
(laki-laki
sedang duduk)
Supri : met
gimana nih bisnis kamu. Keliatannya sedang munjur
Memet :
Alhamdulillah.. sekarang saya sudah bisa membeli mobil dan rumah sendiri berkat
bisnis gemet saya
Supri :
whaaaat? Berkat bisnis gemet saja? Salut saya kepada anda
Memet : iya
terimakasih. Bagaimana dengan usaha kamu?
Supri :
Alhamdulillah bisnis jengkol saya sudah sampai ke Amsterdam, soul, dan daerah
europ
Asisten : wow
amazing! Jengkol dan gemet saja bisa membuat kalian sukses yah? Kalau begitu
saya juga ingin mencoba keberuntungan saya.
Memet :
memangnya kamu mau mencoba bisnis apa?
Asisten : saya
mau mencoba bisnis gemjol..
Memet &
supri : what? Apa itu gemjol?
Asisten :
gemet isi jengkol .
Memet : aduh
Andrew mana ada yang mau beli kalau gitu
Asisten : ya
kan gak ada salahnya mencoba. Bisa saja saya menjadi seperti kalian berdua. Itu
kan perpaduan bisnis kalian
Ketika mereka
sedang asik berbicara tiba-tiba..
Sely :
(melihat cowo2 itu) eh eh lihat, bukannya itu cowok tampan yang waktu itu
menghina kita yah sist ?
Shila : mana ?
mana ? oh iyah benar. Mereka itu orang kaya yang sombong sekali. Aku jadi benci
sama mereka.
(cowo-cowo
menyanapa dan terkesima)
3 cowo : hay
cewe cantik ….
Memet : eh
kalian itukan bukannya yang dulu cacat yah ?
Andrew : Iyah
boss benar.
Supri : oh iya
iya aku juga pernah bertemu sama mereka yang pada cacat. Kok sekarang jadi pada
cantik gini ya ? aneh.
Shaila : hey
hey hey… aku juga udah tahu siapa kalian. Kalian itu orang – orang sombong dan
tak tahu diri.
Silvia : Iyah
benar, kalian itu terlalu sombong dan selalu menghina kita. Kalian itu
seharusnnya merasakan apa yang dulu kita rasakan.
Shila : Udah –
Udah…. Kita itu buang – buang waktu saja melayani mereka. Kita pergi saja!
(4s out)
Memet : Waahh
mereka tuh sombong banget, mentang-mentang udah cantik, jadi pada belagu kaya
gini.
Tiba-tiba ketika
mereka sedang menggerutu. Muncul nenek tua yang menghampiri mereka.
Old woman :
nak, minta makan nak, nenek lapar, sudah 3hari nenek tidak makan
Memet : aduh
ini apaan sih nenek tua. Gak tau apa saya lagi emosi
Supri : iya
nih, udah tua, kotor, bau.. ehh pake dekat-dekat sama kita lagi. Sana-sana
pergi!!
Asisten : benar-benar
pak, saya saja cuman sebagai asisten tapi saya tak berpenampilan seperti nenek
itu.
Old woman :
kalian itu gak tahu diri, kalian itu bisanya menghina orang saja! Dasar aku
sumpahin kalian semua juga cacat! (petir)
3cowo :
OMG!OMG! kenapa jadi begini? (berubah wujud)
Ketiga cowok
yang angkuh terhadap old woman itu pun berubah menjadi cacat dan kehilangan
ketampanannya. Mereka tampak menyesalkan perbuatannya, namun apalah daya mereka
kini menjadi cacat seperti keempat wanita yang mereka hina sebelumnya.
the end ~