The Witch

Kamis, 12 September 2013


Shila : anisa (bongkok+budeg)
Syaila : putri (cacat)
Sheli : rizha (cacat+pincang)
Silvia : ervina (buta)
Dukun dan asisten : hilmy
Anak muda kaya : WINGGA & ricky

16th kemudian
(backsound: two and I)
[anak-anak cacat masuk sembari menari]
Syaila : aduh Ssudah ssudah musik berhenti.. (musik pun berhenti namun shila masih menari)
Sheli : lelah nih. Ayo kita duduk (duduk sembari membantu silvia)
(semua duduk kecuali shila yang sedik budeg)
Sheli : eh lihat tuh silvia masih nari, tarik dia
Syaila & silvia : oke oke (jalan menuju sheli)
Sheli : silvia sudah kamu duduk aja
Syaila : shila, shila.. ssudah. musik nya ssudah berhenti.
Shila : haaah??? Apa?
Syaila : musiknya ssudahan (teriak)
Shila : oooh ssudahan yah. Hehehe
Silvia : kaka kaka.. aku laper nih. Kita kan belum makan dari kemarin
Shila : ya Ssudah, sheli tolong ambilkan makanan didapur
Sheli : baik ka (pergi dan kembali dengan tidak membawa apa-apa)
Sheli : ka.. di dapur ssudah tidak ada apa-apa. Beras pun tinggal 1 butir
Silvia : yah bagaimana ini?
Shila : mari kita berfikir
(semua menunduk mencari ide)
Syaila : ahaaaaa... aku punya ide
All : apa?
Syaila : bagaimana kalau kita mengamen di jalan saja agar mendapat uang untuk beli makan?
All : setuju
Silvia : aku pengen makan burger
Sheli : aku spageti
Shila : aku pizza
Syaila : dan aku pengen pete.. ayo kita pergi

Sesampainya di jalan, ketika lampu merah menyala mereka pun segera beraksi.
(music cinta 1 malam)
[jalan menuju penonton]
Shila, sheli, syaila : thank you thank you
Silvia : gimana ka? ssudah dapet banyak uangnya?
Shila : lumayan nih, cukuplah buat beli makan
Sheli :  ia nih, ayo jalan
Syaila : oke, ayo silvia
ketika mereka hendak pergi membeli makanan tiba-tiba datang seorang pria ganteng dan terlihat kaya, karena membawa koper.
Syaila : hey hey lihat tuh, ada cowokk cakep, tajir tuh kaya nya
Sheli,shila : woooow keren
Silvia : mana mana, aku gak bisa liat.
Sheli : itu silvia, liat yang bener dong.
Silvia : kaka, aku buta. tidak bisa liat
Sheli : oia,kamu tuh ga bias liat maaf-maaf.  ya sudah pake prasaan kamu aja
Syaila : eeeeh cowokk nya mau pergi tuh. Ayo kita hampiri
Shila : haaay cowokk ganteng.. mau kemana nih
Endriw : hemm( muka jutek )
Syaila : ko diem aja sih
Ketika perempuan-perempuan itu sedang merayu datanglah seorang pria yang ternyata adalah majikan endriw
Memet : ehm ehm
Endriw : eh pak boss, sudah selesai pak meetingnya?
Memet : sudah, kamu ditinggal sebentar malah pacaran sama orang-orang CACAT ! ayo kita pulang !
Endriw : eis eish saya engga pacaran pak,merekanya aja yang ngedeketin saya. Lagian saya engga lepel pacaran sama orang cacat seperti mereka itu.
Memet : ssudahlah ayo kita pulang !
Endriw : baik pa
Endriw dan memet pun pergi meninggalkan tempat itu ( teriakteriak berharap)
Sheli : eh coy kita salah sasaran OMG
Syaila :iya, kita ssudah rayu dia. Eh ternyata dia  nya bukan orang kaya wuhh percuma
Shila : ah tapi enggak. Kalau orangnya seganteng itu sih..
Silvia : aaah kaka kaka curang, ssudah ah ayo kita beli makan aja silvia lapar nih..
Sheli : ya ssudah ayo
(Syaila, sheli, shila pergi dan lupa akan silvia)
Syaila : eeeh tunggu, ada yang kurang
Shila : oia silvia..
(membalik ke belakang)
Sheli : lagi lagi kita melupakan silvia..
Syaila : silvia ayo lewat sini
Mereka berempat pun pergi untuk membeli makan..  setiba nya di rumah makan, ada seorang pria tampan yang sedang makan, lalu
(Supri sedang makan lalu memet dan asistennya masuk)
Memet : supriiiii?
Supri : memeeeet?
Memet : hey long time no see
Supri : yeah, long time no see you too. How are you?
Memet : I’am well. How about you?
Supri : I’m fine too. Hey, who is he?
Memet : ow, he’s my assistant. Come on introduce your self
Andrew : hello my name is Andrew. Saya adalah asisten pribadi memet.
Supri : wow nama asisten kamu lebih keren dari kamu met.
Memet : alah kaya yang nama sendirinya bagus aja.
Supri : haha ssudah lah sesama jelek jangan menghina. Oia btw, kamu ssudah punya pacar belum?
Memet : belum sup, kamu sih gimana?
Supri : ya sama aja kaya kamu
Saat mereka sedang asik berbicara, tiba tiba datang lah 4 saudara kembar..
Shila : heeey kamu bukannya yang tadi?
Sheli : ia niiih, dia yang ngejek kita
Shaila : iah nih, ko mereka lagi tapi gapapalah kalau ketemu nya sama orang-orang cakep, kan lumayan tuh buat nambah selera makan . hehe
Shila : eh ko tambah satu sih cowok cakepnya?
Sheli : oia, yang ini lebih cakep
Shaila : haaaaii ganteng
Supri : idih apaan sih
Memet : (lagi makan) cuihh… tempat makan ini jadi terkontaminasi sama rakyat cacat jelata, saya jadi gak selera makan lagi. Ayo kita ganti tempat makan saja drew!
Andrew :Ok bos!!!
Memet : sup aku duluan yah
(memet dan andrew out)
Supri : eeeh met aku ikut (supri out)
Silvia : Hey tunggu…. Tunggu….. kalian mau kemana ?? kok meninggalkan kita? (salah arah)
Shila : Hey silvi bukan kesana orangnya, tapi kesitu tuhhh (sambil nunjuk memet dan Andrew)
Sheli : Sudah ah aku jadi sakit hati mendingan kita pulang saja. Kita cari tempat makan lain saja.
Shaila: KFC saja yuu…
Semua : Ok!!!
Setelah mereka makan di tempat makan tujuan mereka akhirnya mereka pun pulang kerumah. Sampai di keesokan harinya ……
(Ketika itu mereka berempat sedang berkumpul bersama)
Sely : Eh kakak kakak …. Aku jadi terfikirkan cowok-cowok yang tadi lagi yah ???
Silvi : Iyah nih kak… aku juga, suara mereka sungguh merdu-merdu, pasti mereka ganteng sist?
Shila : emmm… iya mereka ganteng, tapi memang pantaskah kita untuk suka sama mereka? Apalagi mendapatkan mereka?
Shaila : Eh.. ehh.. gimana kalau kita pergi ke dukun saja. Siapa tahu dukun itu bisa menyembuhkan penyakit kutukan kita?!
Shila : apakah bisa dukun menyembuhkan orang-orang seperti kita? Kita tuh kan cacat abis……
Shaila : sepertinya bisa, waktu aku baca di tabloid perdukunan, ada salah satu dukun yang ahli banget…
Silivia : Wahhhh..wajib di cobain tuh kakk,… aku sih setuju banget. Lagian kan kita ituh cuman kena kutukan, jadi pasti saja ada obat penawarnya.
Sely : Iya Iya…. Ayo kak kita ke dukun itu saja. Besok yah kak
Mereka berempat pun akhirnya setuju untuk pergi ke dukun tersebut. Tanpa menunggu waktu lama, keesokan harinya merek pun segera bergegas untuk menemui dukun itu. Sesampainya disana ……..
(mengetuk pintu)
4s : Asslamualaikummmm…..
Dukun : (sembari baca mantera) waalaikumsalam…Ada apa kalian datang kemari nak ?
4s : kita mau……
Dukun : oh sudah-sudah, saya tahu keinginan kalian……
Sely : wihh  mbah bener-bener sakti
Dukun : kalian pasti pengen kaya yah?
Shaila : bukan mbahhh…. Kita itu mau tampil cantik.
Shila : iya mbah… kita itu mau menghilangkan kutukan kita 16 tahun yang lalu.
Dukun : Ohh itu sih gampang, mbah punya ramuan top buat menghilangkan kutukan kalian. Tapi ongkosnya juga harus sepadan dengan manjurnya ramuan ini.
Silvia : Ok sip mbah, tapi gimana mbah cara memakai ramuannya ?
Dukun : itu hal gampang, kalian tinggal minum saja ramuan ini.
Shila : oya mbah, ramuan ini apa bisa bikin cowok klepek2 juga ?
Dukun : oh jelas bisa dong!  Kalian tinggal sembur saja ke cowok yang kalian suka.
Sely: ya sudah mana kemarikan
Dukun : eit, mana dulu uangnya?
Shaila : ini uangnya..
Dukun: apa ? Cuma segini,,, masih kurang .
Shila: sudah terima saja  ini sebagai DP , jika berhasil mbahh akan mendapatkan lebih dari ini.
Dukun : kalau segini sih saya tidak bisa memberikan
Sheli : ya sudah kalau mbahh gak mau
Shaila : ayo girls kita pergi
Dukun : eeeeeh tunggu. Jangan terburu-buru.
Silvia : jadi gimana?
Dukun : oke lah saya terima. Tunggu sebentar (mbahh pun membacakan mantra kepada air)
                Ini sudah selesai. Ramuan itu akan bereaksi setelah 3detik kalian minumnya.
Shila : bener kan? Awas yah kalau gak manjur. Ayo girls kita pulang

Sheli :  sis ayo kita coba ramuannya sekarang
Silvia : iya , aku tidak sabar untuk meminumnya
Syaila : aku tidak sabar untuk menjadi cantik, ayo cepat
Shila : ia ia sabar adik-adik ku. Ini ayo kita minum
(mereka meminumnya secara satu persatu)
Sheli : ayo kita hitung bersama sama
All : 1 2 3
Sheli : sis, kenapa semua nya gelap?
Syaila : OMG, ada apa ini? Kenapa aku membungkuk sis
Shila : kenapa sama tangan aku juga jadi begini
Silvia : ia nih kenapa juga dengan tangan aku
Syaila : kita semua jadi tertukar. Bagaimana ini?
Sheli : wah dukun sialan.
Silvia : dia telah menipu kita
Shila : ya sudah ayo kita kembali ke tempat dukun itu lagi
Syaila : ayo. Kita minta pertanggung jawabannya

Silvia : omg, look! Dukun itu telah pergi
Shila : dia seorang penipu. Ternyata dia telah merencanakan ini
Sheli : uang kita telah dibawa lari
Syaila : jadi gimana nasib kita sekarang
All : crying

Old man : (backsound petir) Wahahhhahaa……
All : (merasa ketakutan)
Old man : kalian tidak usah takut pada ku, aku ini adalah kakek sihir yang akan membantu kalian menghilangkan kutukan 16 tahun lalu.
Silvia : Tapi kenapa kakek bisa tahu ? pasti kakek punya maksud jahat yah ?
Sheli : Iyah itu benar. Dimana-mana kalau tukang sihir itu pasti jahat.
Shila&Shaila : Iya benar.
Old man : hahaaha ….. tenang saja anak muda, aku telah ditugaskan untuk menolong kalian, dan mungkin inilah saatnya waktu yang tepat! Aku ini seorang penyihir yang baik dan tidak seperti penyihir yang lainnya.
Shila : Lalu kau bisa buat apa untuk menolong kami kek?
Old man : Aku akan menyihir kalian agar kalian bisa merubah menjadi cantik seperti yang kalian inginkan. Sekarang kalian pejamkan mata kalian membuat harapan di dalam hati kalian. (kakek sihirpun membacakan mantra abrakadabranya kepada mereka)
4S : (efek sihir jadi mengantuk) Hoahhh >O<
Shaila : loh kakek itu kemana? Kok menghilang ?
Sheli : sudahlah sist, aku ngantuk ni, gimana kalau kita tidur saja.
Shila : iya nih, aku juga jadi ngantuk gini.. gak kuat pengen tidur. Hoaahh ><
mereka berempat merasa ngantuk karena efek dari sihir itu, mereka tak akan pernah menyangka kalau sihir itu akan mampu merubah mereka menjadi cantik seperti yang mereka harapkan. Sampai keesokan harinya……


Shaila : huaah tidurnya nyenyak banget, seperti baru dilahirkan kembali..
Shlia : ko kamu udah tidak bongkok lagi si
Shaila : ih iyah aku baru sadar , ih kamu juga sudah normal. yee akhirnya kita semua jadi normal kembali
Shlia : bener kita jadi cantik lagi haha
Shaila : eh eh tapi silvia kemana ? ko ga ada
Shila : oh iyah bener silvia kemana ya  ?
Shaila : eh eh itu siapa yang lagi didepan cermin
Shila : sepertinya itu eeeeslivia.
Sheli : Iya bener tuh, dia sedang bercermin. Itu artinya..
2S : Dia udah bisa melihat

(mereka bertiga menghampiri silvia)

Silvia: eh, kalian udah bangun. Ternyata bener ya sihir kakek itu mutakhir.
Sheli: Iya nih, sekarang kita sudah kembali normal.
Shaila: Awas, awas. Kasih aku tempat, cewek cantik mau bercermin.
Shila: Ini baru aja normal, udah sombong gini. Jelas cantikan aku lah.
Sheli: Eh kita jalan jalan yuk. Pasti orang – orang yang pernah menghina kita pada pangling melihat kita.
All : yuyuyuyu……
Mereka berempat pun pergi berjalan-jalan  mengelilingi kota sekitar, ketika sedang berjalan-jalan tiba-tiba disana ada lelaki tampan yang mereka sukai sedang duduk . lalu…
(laki-laki sedang duduk)
Supri : met gimana nih bisnis kamu. Keliatannya sedang munjur
Memet : Alhamdulillah.. sekarang saya sudah bisa membeli mobil dan rumah sendiri berkat bisnis gemet saya
Supri : whaaaat? Berkat bisnis gemet saja? Salut saya kepada anda
Memet : iya terimakasih. Bagaimana dengan usaha kamu?
Supri : Alhamdulillah bisnis jengkol saya sudah sampai ke Amsterdam, soul, dan daerah europ
Asisten : wow amazing! Jengkol dan gemet saja bisa membuat kalian sukses yah? Kalau begitu saya juga ingin mencoba keberuntungan saya.
Memet : memangnya kamu mau mencoba bisnis apa?
Asisten : saya mau mencoba bisnis gemjol..
Memet & supri : what? Apa itu gemjol?
Asisten : gemet isi jengkol .
Memet : aduh Andrew mana ada yang mau beli kalau gitu
Asisten : ya kan gak ada salahnya mencoba. Bisa saja saya menjadi seperti kalian berdua. Itu kan perpaduan bisnis kalian
Ketika mereka sedang asik berbicara tiba-tiba..
Sely : (melihat cowo2 itu) eh eh lihat, bukannya itu cowok tampan yang waktu itu menghina kita yah sist ?
Shila : mana ? mana ? oh iyah benar. Mereka itu orang kaya yang sombong sekali. Aku jadi benci sama mereka.
(cowo-cowo menyanapa dan terkesima)
3 cowo : hay cewe cantik ….
Memet : eh kalian itukan bukannya yang dulu cacat yah ?
Andrew : Iyah boss benar.
Supri : oh iya iya aku juga pernah bertemu sama mereka yang pada cacat. Kok sekarang jadi pada cantik gini ya ? aneh.
Shaila : hey hey hey… aku juga udah tahu siapa kalian. Kalian itu orang – orang sombong dan tak tahu diri.
Silvia : Iyah benar, kalian itu terlalu sombong dan selalu menghina kita. Kalian itu seharusnnya merasakan apa yang dulu kita rasakan.
Shila : Udah – Udah…. Kita itu buang – buang waktu saja melayani mereka. Kita pergi saja!
(4s out)
Memet : Waahh mereka tuh sombong banget, mentang-mentang udah cantik, jadi pada belagu kaya gini.
Tiba-tiba ketika mereka sedang menggerutu. Muncul nenek tua yang menghampiri mereka.
Old woman : nak, minta makan nak, nenek lapar, sudah 3hari nenek tidak makan
Memet : aduh ini apaan sih nenek tua. Gak tau apa saya lagi emosi
Supri : iya nih, udah tua, kotor, bau.. ehh pake dekat-dekat sama kita lagi. Sana-sana pergi!!
Asisten : benar-benar pak, saya saja cuman sebagai asisten tapi saya tak berpenampilan seperti nenek itu.
Old woman : kalian itu gak tahu diri, kalian itu bisanya menghina orang saja! Dasar aku sumpahin kalian semua juga cacat! (petir)
3cowo : OMG!OMG! kenapa jadi begini? (berubah wujud)

Ketiga cowok yang angkuh terhadap old woman itu pun berubah menjadi cacat dan kehilangan ketampanannya. Mereka tampak menyesalkan perbuatannya, namun apalah daya mereka kini menjadi cacat seperti keempat wanita yang mereka hina sebelumnya.

the end ~

0 komentar:

Posting Komentar

Blog contents © Handika's Journey 2010. Blogger Theme by Nymphont.